------------ Selamat Datang di Blog Lita ----------


Memposting Blog saat mood sedang tinggi :D

Sabtu, 18 Mei 2013

Memahami Seorang Pria

Dari sisi sudut pandang wanita, mengerti pria memang bukan hal yang mudah. Sulit. Bahkan sangat sulit sekali, inipun yang saya rasakan dengannya. Sampai-sampai terkadang hal ini selalu menjadi masalah utama dalam sebuah hubungan. Tapi saya memiliki beberapa cara mengerti pria agar tidak menimbulkan masalah dan membuat mereka tetap menjadi pribadi yang hangat dalam asmara? Berikut adalah tipsnya.

Pria tak bisa membaca pikiran
Karena tak bisa membaca pikiran dan tak selalu bisa mengerti maksud Anda, maka jangan menyembunyikan segala sesuatu. Ungkapkan apa keinginan Anda. Ungkapkan apa yang ada di benak Anda. Dengan demikian pria tak lagi menebak-nebak dan kebingungan.

Pria punya pelampiasan emosi yang berbeda
Apabila dengan menangis tiga jam saja Anda bisa lebih puas dan lega, tidak sama halnya dengan para pria. Pria butuh sesuatu yang berbeda dalam melampiaskan emosinya. Entah itu berkumpul dengan teman-teman, main game seharian, atau bahkan tidur seharian.
Pahami bahwa ia adalah makhluk yang berbeda. Yang punya cara tersendiri dalam meluapkan emosinya.

Sesimple jawaban ya dan tidak
Anda mungkin merasa kesal dengan jawaban singkat ya, tidak atau ok. Tetapi tak ada maksud apa-apa di balik jawaban itu. Tak ada rasa marah atau niatan melukai perasaan Anda. Ia hanya ingin menjawab pertanyaan Anda, itu saja.

Sulit melakukan multitasking
Wanita bisa melakukan A dan B secara bersamaan. Hebat! Tetapi, pria tak sama dengan wanita. Pria cenderung tak bisa melakukan dua hal atau lebih secara bersamaan. Sehingga inilah yang membuat mereka tampak cuek dan seperti tak peduli saat melakukan sesuatu hal. Semisal saat menonton bola, ia akan terus fokus pada permainan dan mengabaikan chat atau SMS Anda. Ini wajar terjadi saat ia melakukan sebuah hal. Tak perlu sampai marah atau cemburu. Cintanya tidak akan luntur hanya karena sebuah pertandingan bola kok.

Jangan sudutkan dirinya
Pria tak suka disudutkan dengan pertanyaan-pertanyaan konyol semacam “apakah aku kelihatan gemuk?” atau “cantikan mana aku sama dia?”
Apabila Anda ingin tahu soal tubuh Anda, tanyakan pada weight scale dan cermin. Keduanya akan menjawab dengan lebih obyektif. Apabila Anda ingin tahu mana yang lebih cantik, jawabannya tentu saja relatif. Tetapi mengapa Anda harus takut apabila memang kenyataannya ia punya fisik yang lebih cantik? Bukankah Anda juga punya pesona dan sisi kecantikan yang berbeda dari dirinya?

Make it simple
Pria tidak suka berbelit-belit. Jadi, apabila Anda bermaksud akan sesuatu, Anda tak perlu menggiringnya dulu seperti bola dengan membuatnya berpikiran berbeda. Langsung saja ungkapkan apa yang ada di benak Anda.

Pria suka tak percaya diri
Saat sedang menyiapkan kejutan, ia seringkali tak percaya diri dan takut membuat Anda tidak bahagia. Untuk itulah terkadang ia tak terlihat berekspresi hangat saat memberikan kejutan pada Anda. Atau bahkan, ia sangat jarang memberi kejutan pada Anda.
Ia hanya takut dan tak percaya diri, itu saja.

Pria lebih fokus pada solusi
Ingatlah bahwa pria tak butuh orang yang hanya bisa menunjukkan belas kasihan dan malah membuat situasi makin panas. Yang dibutuhkan pria adalah solusi. Sehingga apabila Anda ingin ia tetap dekat dan berada di samping Anda, berikan ia alternatif solusi.
Sekalipun mungkin ia tidak akan memakainya, setidaknya ia tahu bahwa Anda tidak bermaksud membuat masalah menjadi ribet. Ia akan lebih menghargai Anda dengan usaha Anda tersebut. Dan emosinya cenderung akan menurun.

Ia juga butuh rasa nyaman
Sama seperti halnya Anda, pria juga butuh rasa nyaman. Sehingga jangan terus-terusan meminta dipeluk, tetapi berikan pelukan hangat kepadanya. Anda juga harus aktif memberikan segala sesuatu yang dibutuhkannya, terutama kasih sayang. Dengan demikian, Anda mendapatkan hatinya, untuk selamanya.

0 Coment:

Posting Komentar

Kejarlah Impianmu sampai setinggi Langit !!!